GOD/s KINGDOM AUTHORITY

GOD/s KINGDOM AUTHORITY

Salam sejahtera Jemaat Tuhan yang saya kasihi,
Mewakili para Penatua GKKD Jakarta terlebih dahulu saya mengucapkan :
Selamat Tahun Baru 2020,
Tahun yang luar biasa,
Tahun dimana kita akan alami God`s Kingdom Authority
Puji Tuhan kita Gereja Tuhan bersama-sama sedang masuk dalam perkara yang besar, kita mengambil langkah besar membeli GKKD CENTRE untuk melakukan visi yang besar. Meskipun kondisi ekonomi global dan juga Indonesia sedang mengalami penurunan, saya percaya Gereja Tuhan tetap berdiri, TUHAN berotoritas, Gereja Tuhan berotoritas untuk mengubahkan keadaan.
Meskipun kita ada dalam situasi global yang sulit, Gereja Tuhan ada bukan untuk diam-diam saja menerima nasib, ikut pesimis atau apatis. Gereja Tuhan ada untuk menyatakan TUHAN berotoritas, TUHAN berkuasa untuk mengubahkan keadaan dengan ajaib. Kita bisa terus menyatakan ada TUHAN yang memberi pengharapan kehidupan yang indah, baik kehidupan di masa kekekalan maupun kehidupan di masa kini. Bahkan TUHAN memberi visi kepada kita melakukan perubahan untuk bangsa-bangsa melalui mobilisasi gereja-gereja untuk Misi Bangsa- bangsa, dan juga untuk melakukan perubahan untuk Jakarta melalui Pemulihan Keluarga, Youth Revival.
…Tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan bertindak. (Daniel 11: 32b)
Umat Allah, Gereja Tuhan tidak dikalahkan oleh kondisi ekonomi, atau kondisi politik baik situasi bangsa maupun dunia saat ini. Kita tidak menjadi lemah oleh kondisi di sekitar kita, tapi tetap kuat menghadapi segala keadaan. Sebaliknya Gereja Tuhan menjadi alat TUHAN untuk mengubahkan keadaan yang buruk menjadi baik dan penuh harapan.
Puji Tuhan kita GKKD Jakarta menerima visi Tuhan, kita diberi GKKD CENTRE fasilitas untuk menjalankan visi Tuhan, dan TUHAN pasti akan menyelesaikan-Nya.
Mari saudara yang kekasih, kita masuk tahun 2020 dengan penuh iman pengharapan, dengan penuh antusias untuk menggenapi visi Tuhan… Haleluya, puji Tuhan. – Ps. Eduar JM
#OurGodIsAConsumingFire #GKKDJakarta2019

GKKD CENTER

GKKD CENTER

GKKD Jakarta dimulai dari Persekutuan Doa di Tebet di awal tahun 1989 yang kemudian berkembang menjadi GKKD Jakarta. Merintis penanaman jemaat GKKD di sekitar Jakarta seperti di Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor. Bahkan melakukan KKR dan perintisan Gereja di Kalimantan, di Papua, di Lampung, mengirim misionaris dan melakukan perintisan penanaman Gereja di Indocina.

Dengan visi dan perintisan misi yang demikian luas, sampai saat ini GKKD Jakarta belum memiliki gedung sendiri yang representative. Gedung yang dimiliki saat ini di Cawang Jl. Puskemas akses jalan kendaraan ke gedung sempit dan tidak memiliki area parkir. Untuk keperluan Ibadah saat ini menyewa gedung di Artpreneur Ciputra World yang cukup memadai namun dengan harga yang cukup mahal dan pemakaian yang terbatas, dan karena kebutuhan dari pengelola Gedung mungkin tahun ini tidak akan bisa dipakai lagi untuk beribadah disana. Pengalaman ini terus berulang setiap 2-3 tahun dan akan terus terjadi jika belum memiliki gedung sendiri.

Setelah beberapa tahun berdoa dan mencari Tuhan untuk memiliki gedung yang cukup memadai dengan situasi di atas, para Pemimpin/ Penatua memiliki beban dan visi untuk segera memiliki gedung sendiri, GKKD CENTRE, yang oleh penyertaan & anugerah Tuhan visi Tuhan digenapi.

Visi yang akan dicapai melalui GKKD CENTRE :

1.Perlunya satu gedung representative di daerah tengah/ Kuningan untuk ibadah-ibadah gabungan maupun untuk pelatihan, seminar bersama untuk semua Wilayah, juga untuk mencapai visi korporat GKKD Jakarta.
2.Kegerakan Pelayanan Youth Teenager ibadah Sabtu outreach bagi semua Wilayah.
3.Kegerakan Pelayanan Keluarga.
4.Mobilisasi Sahabat Guru Agama, Guru Agama perlu dikuatkan dan di-support oleh gereja di Jakarta.
5.Kegerakan dan Mobilisasi Pelayanan Misi Indonesia dan Bangsa-bangsa.

Pembangunan GKKD CENTRE ini memerlukan dana yang cukup besar, tetapi dalam iman percaya Tuhan akan memenuhi segala keperluan untuk pembelian GKKD CENTRE ini. Support dari para donatur sangat berarti bagi pengadaan GKKD CENTRE.

Bagi Bapak/Ibu/Sdr./Sdri. yang rindu dan terbeban untuk terlibat dalam pembelian GKKD CENTRE ini , dapat menghubungi contact person Panitia Pembangunan GKKD Center sbb :

-Bapak Iwan Santoso Narto ( Hp. 0817-855-219 )
-Bapak Rooseno Aji ( Hp. 0813-1644-1144 )

HEALTHY RELATIONSHIP

HEALTHY RELATIONSHIP

HEALTHY RELATIONSHIP
MAZMUR 1 : 1
Berbahagialan orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
Jika mau kaya, harus irit dan menabung. Namun firman Tuhan berkata, “Ada yang menimbun harta namun selalu berkekurangan, ada yang memberi tetapi bertambah kaya.” (Amsal 11:24). Mungkin rekan sekerja kita mengatakan, “Ya, kamu harus lembur dan kerja keras di kantor/bisnis. Ke persekutuan/Gereja nanti kalau ada waktu saja.”
Bapak, Ibu, Saudaraku, mengikuti nasihat orang fasik membuat Anda malah kehilangan berkat, kehilangan hubungan di keluarga, kehilangan waktu istirahat Anda. Tidak jarang orang yang karirnya baik/bagus namun malah hidupnya stress, banyak mengalami ketakutan dan sakit-sakitan.
Keadaan kita hari ini ditentukan oleh keputusan-keputusan yang kita buat kemarin. Demikian juga keputusan yang kita buat hari ini menentukan hidup kita besok. Sementara, salah satu yang mempengaruhi dalam mengambil keputusan adalah saran atau nasihat yang kita dengar setiap hari. Sadar atau tidak, orang yang berkumpul dengan kita menjadi orang yang hidupnya kita tiru dan nilai-nilai hidupnya kita ambil. Jika kita berkumpul dengan pencemooh maka, nilai-nilai hidup mereka akan kita tiru.
Pencemooh adalah orang yang berjalan tidak mengandalkan Tuhan. Jika kita mengerti kebenaran ini, kita tidak akan mendengar saran dari dan berkumpul dengan orang-orang fasik (pencemooh), yaitu mereka yang memilih tidak percaya kepada Kristus. Jika pergaulan kita tidak mendekatkan kita kepada Kristus, pasti itu menjauhkan kita dari-Nya. Otomatis pergaulan yang menjauhkan kita dari Kristus, sekaligus menjauhkan kita dari berkat kehidupan. Jadi, masihkah Anda menunda berkumpul dan bergabung dengan orang-orang yang mendekatkan Anda kepada Tuhan?

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

HUBUNGAN DENGAN TUHAN MENGHASILKAN KASIH

HUBUNGAN DENGAN TUHAN MENGHASILKAN KASIH

HUBUNGAN DENGAN TUHAN MENGHASILKAN KASIH
1 YOHANES 4 : 16
Kita kemarin mempelajari bahwa kasih adalah dasar dari komunikasi yang baik. Tanpa kasih maka komunikasi akan menjadi datar dan tidak menyenangkan, siapa yang ingin memiliki komunikasi seperti itu?
Ada istilah yang populer dalam pelajaran komunikasi yang menyatakan “Head Touches Head, Heart Touches Heart”. Komunikasi yang menggunakan pengetahuan saja, hanya akan membuat orang menjadi semakin banyak tahu. Tetapi komunikasi yang menggunakan hati (kasih), maka komunikasi ini akan direspon dengan perasaan. Dan ketika komunikasi itu melibatkan perasaan (kasih), maka komunikasi menjadi hidup dan respon-respon yang muncul menjadi sangat amat baik.
Kasih merupakan produk dari Tuhan. Dan Alkitab katakan, “Allah adalah Kasih” (1 Yohanes 4:16) Jika Kasih itu adalah Allah sendiri, maka ketika kita bergaul dengan Allah kita akan menerima kasih. Dan ketika kasih itu melimpah di hati kita, itu bukan hanya menyembuhkan dan menyegarkan hati kita, tapi itu juga akan memampukan kita untuk mengasihi orang lain.
“Oh, saya baik kok ke teman-teman saya.” Yang dimaksud dengan kasih bukan hanya kebaikan ke teman-teman Anda, melainkan kebaikan yang diberikan kepada orang yang tidak layak untuk menerimanya. Sama seperti Kasih Tuhan diberikan kepada kita ketika kita masih berdosa (Roma 5:8) demikian juga kita memberikan kasih itu kepada orang yang menyakiti, membohongi atau menjahati kita.
Saudara, setiap kali Anda mengingat kasih Tuhan kepada Anda, setiap kali Anda bergaul dan menikmati kasih Tuhan, maka Anda akan memiliki hati yang besar untuk mengasihi orang lain. Dan dengan demikian Anda sanggup menghargai orang lain di setiap komunikasi Anda.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

BERPIKIR SEBELUM BERBICARA

BERPIKIR SEBELUM BERBICARA

BERPIKIR SEBELUM BERBICARA
AMSAL 15 : 23, 28
Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat.
Ya, sangatlah menyenangkan jika anda menerima jawaban yang tepat pada waktunya. Coba ingat, pernahkah anda menerima jawaban yang tidak menyenangkan, jawaban yang malah merendahkan atau malah menambah ketakutan? Betapa kita ingin menghindari komunikasi yang demikian.
Memang terkadang jawaban orang lain terhadap kita tidak seperti yang kita harapkan, tapi kita perlu belajar untuk memberikan jawaban yang baik. Saya tidak mengatakan untuk kita memberikan jawaban positif atau menyetujui semua tindakan, namun penting untuk kita bisa memperhatikan cara penyampaian yang tepat bahkan untuk jawaban/fakta/informasi yang sebenarnya tidak menyenangkan bagi orang lain.
Atau mungkin ketika masalahnya terlalu “mudah” bagi kita, biasanya di kepala kita sudah muncul jawaban apa yang mau kita berikan sebagai tanggapannya. Namun, firman Tuhan katakan “Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata,…” (Yakobus 1:19) Kita perlu lambat untuk berkata-kata, dan lebih cepat mendengar.
Selalu sempatkan waktu untuk berpikir dan mengolah jawaban yang hendak Anda berikan. Setelah itu jangan langsung ucapkan, melainkan rasakan lagi jawaban tersebut di hati Anda, bayangkan jika Anda dalam kondisi tersebut dan menerima jawaban seperti itu, bagaiama perasaan Anda mendengarnya? Jika Anda tidak suka menerima tanggapan seperti itu, jangan berikan kepada orang lain. Ingat, jawaban yang lemah lembut justru akan meredakan amarah. (Amsal 15:1)

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

KASIH SEBAGAI DASAR BERKOMUNIKASI

KASIH SEBAGAI DASAR BERKOMUNIKASI

KASIH SEBAGAI DASAR BERKOMUNIKASI
1 PETRUS 1 : 22
Dalam suatu adegan di film Iron Man 2, Tony Stark, ditanya begini: “Tahukah Anda bahwa ayahmu mempersiapkan semua karya-karya ilmiah ini untukmu.” Lalu Tony menjawab: “Saya tidak tahu mengenai hal itu, ia tidak pernah berbicara dengan saya, ia tidak pernah menyampaikannya untuk saya. Yang saya tahu setiap kali saya ingin berkomunikasi dengannya, ia sedang sibuk dengan pekerjaan ilmiahnya.”
Saudara, kerap kali banyak anak yang terjebak tawuran, kecanduan narkoba dan terperangkap dalam pergaulan bebas, karena mereka mengaku jarang berkomunikasi dengan orang tuanya (terutama Ayahnya). Selain karena sibuk, tapi juga setiap kali ada waktu untuk berkomunikasi, maka komunikasi dilakukan tanpa kasih dan sangat datar. Itu yang menyebabkan komunikasi menjadi sangat buruk. Hal ini juga bisa terjadi kepada siapa saja, dalam berkomunikasi dengan siapa saja. Setiap kali kasih tidak dinyatakan maka komunikasi menjadi sangat datar, dan cenderung membosankan. Mengapa? Karena manusia berkomunikasi menggunakan perasaan.
Firman Tuhan berkata, “… hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” (1 Petrus 1:22). Ini hanyalah salah satu dari 2.112 ayat temuan di seluruh Alkitab yang mengatakan saling mengasihi. Lihat betapa Tuhan ingin kita saling mengasihi, terutama kepada sesama orang percaya. Oleh karena itu mari gunakan kasih, sebagai dasar untuk membangun komunikasi yang baik.
Mari berkomunikasi bukan hanya dengan kata-kata melainkan dengan perasaan. Gunakan kasih di dalam mendengarkan, di dalam memperhatikan, sehingga ketika Anda diminta untuk memberikan tanggapan (respon) maka Anda bisa memberikan respon, saran atau nasihat yang terbaik bagi orang tersebut, dan pasti lawan bicara Anda sangat menghargai anda.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

MENJADI PENDENGAR YANG BAIK

MENJADI PENDENGAR YANG BAIK

MENJADI PENDENGAR YANG BAIK
LUKAS 6 : 31
Saudara, kemarin kita sudah belajar bagaimana komunikasi adalah tentang mendengarkan. Mari kita lanjutkan renungan ini dengan belajar menjadi pendengar yang baik. Firman Tuhan katakan, “dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (Lukas 6:31) Siapa diantara kita yang tidak ingin didengarkan ketika berkomunikasi? Pasti kita semua rindu untuk didengarkan, diberi perhatian, dan disimak ceritanya ketika sedang berbicara. Demikianlah dalam konteks berkomunikasi, lawan bicara hendaklah kita dengarkan, kita perhatikan dengan seksama, dan kita simak ceritanya.
Yang tidak kalah pentingnya adalah untuk menjadi pendengar yang baik, Anda perlu menunjukkan perbuatan yang baik kepada orang tersebut. Misalnya, Anda seorang pemimpin di suatu perusahaan, bayangkan jika bos Anda di kantor hanya berorientasi kepada pencapaian, target dan hasil tanpa pernah memberikan perhatian kepada Anda dan kepada proses yang telah Anda lakukan. Tidak heran kalau bos Anda ditakuti dan dihindari. Tidak ada orang yang mau berkomunikasi dengan orang yang tidak baik. Tidak ada orang yang mau berkomunikasi dengan orang yang tidak memberi perhatian. Bukan hanya bos, melainkan orang tua, guru, sahabat, rekan pelayanan atau pemimpin, perhatikan: Selama Anda berkomunikasi dengan manusia, mereka memiliki pilihan dan tentu saja mereka hanya memilih orang yang menurut mereka baik bagi mereka.
Jika Anda ingin memiliki komunikasi yang baik dengan orang lain, nyatakan perhatian Anda, tunjukkanlah kebaikan Anda. Buktikan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk diajak berkomunikasi, dan pendengar yang tepat untuk diajak berbicara.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

KOMUNIKASI DIMULAI DARI MENDENGAR

KOMUNIKASI DIMULAI DARI MENDENGAR

KOMUNIKASI DIMULAI DARI MENDENGAR
YAKOBUS 1 : 19
Banyak orang mengartikan komunikasi itu berbicara dan menyampaikan sesuatu. Namun apa kata firman Tuhan mengenai hal ini? Ketika berbicara mengenai berkomunikasi, Alkitab mengatakan “Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.” (Amsal 18:13) Ya, memberikan jawaban tidaklah lebih penting dari mendengar. Justru komunikasi yang terbaik adalah diawali dengan mendengar.
Mendengarkan membuat Anda mengerti konteks yang sedang dibicarakan. Mendengarkan membuat Anda bisa berpikir sebelum menjawab (nanti kita akan bahas lebih lanjut mengenai hal ini di renungan berikutnya). Pernah mendengar statement ini, “Ah, ngobrol sama dia mah nggak nyambung.” Karena apa? Karena berkomunikasi adalah tentang mendengar dan memperhatikan. Banyak orang dalam berkomunikasi suka sekali berkata-kata, tetapi lambat mendengar, namun firman Tuhan berkata: “… setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, …” (Yakobus 1:19).
Mari perbaharui cara Anda berkomunikasi, sesuai dengan yang Alkitab ajarkan. Mulailah mendengarkan ketika berkomunikasi, jangan tergesa-gesa memberikan jawaban, bahkan sekalipun Anda sudah mengetahui jawabannya. Sikap demikian meningkatkan kemampuan Anda berkomunikasi dengan orang lain. Dan mereka pasti akan lebih menghargai untuk berkomunikasi dengan Anda, karena mereka merasa dihargai ketika didengarkan.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬