PONDOK DAUD Kerinduan, Cinta, dan Hormat Akan KEDIAMAN TUHAN

PONDOK DAUD Kerinduan, Cinta, dan Hormat Akan KEDIAMAN TUHAN

Renungan GKKD Jakarta
PONDOK DAUD Kerinduan, Cinta, dan Hormat Akan KEDIAMAN TUHAN
2 SAMUEL 7 : 2
Berkatalah raja kepada nabi Natan: “Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda.”

Ada hal yang unik dan menggetarkan hati kita, dan saya percaya menyentuh hati TUHAN saat Daud menyatakan kerinduan untuk mendirikan rumah kediaman TUHAN. Hal ini bisa kita baca di ayat-ayat selanjutnya. TUHAN yang sebelumnya mempertanyakan maksud Daud, karena tidak mungkin membuat rumah kediaman bagi TUHAN, tapi pada akhirnya TUHAN mengijinkan dibangunnya rumah bagi nama-Nya. Namun pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Salomo anaknya, Daud tidak diijinkan karena tangan Daud menumpahkan sangat banyak darah dan banyak melakukan peperangan besar (1 Tawarikh 22:8).

Kerinduan Daud sangat besar untuk mendirikan rumah TUHAN, dia mempersiapkan perlengkapan-perlengkapan membangun rumah TUHAN dan pekerja-pekerja serta mengkonsolidasi segala pembesar Israel untuk membantu Salomo (1 Tawarikh 22:14-19).

Kecintaan dan hormat Daud akan kediaman TUHAN juga ditunjukkan lewat bagaimana Daud memindahkan tabut TUHAN dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.

(13) Apabila pengangkat-pengangkat tabut TUHAN itu melangkah maju enam langkah, maka ia mengorbankan seekor lembu dan seekor anak lembu gemukan. (14) Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan (2 Samuel 6:13-14)

Kerinduan, kecintaan, dan rasa hormat Daud akan kediaman TUHAN adalah teladan bagi kita untuk mengasihi TUHAN dengan segenap hati (termasuk harta), akal budi, dan kekuatan kita.

#renungan oleh Kikis Megowanto

untuk selengkapnya go to facebook.com/gkkdjakarta or www.gkkdjakarta.com

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i

instagram.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

#renunganharian #ayat #pasal #kitab #alkitab #gereja #verseoftheday #verse #chapter #Bible #dailydevotion #dailyinspiration #church

KEMAH MUSA KIASAN KEDIAMAN TUHAN

KEMAH MUSA KIASAN KEDIAMAN TUHAN

Renungan GKKD Jakarta
KEMAH MUSA KIASAN KEDIAMAN TUHAN
KELUARAN 25 : 8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka;

YESAYA 66 : 1 Beginilah firman TUHAN: Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?

Allah kita adalah Allah yang Maha Besar, mustahil untuk membuatkan rumah bagi Dia seperti yang tercantum pada ayat di atas. Tetapi kenapa Allah sendiri yang memerintahkan Musa untuk membangun kemah Suci supaya Dia diam di tengah-tengah umat Israel?

Saya percaya itu bukan berarti Allah menjadi kecil dan diam di dalam kemah. Hal-hal yang ada di Kemah Suci, baik itu bahan-bahan yang dipakai, ukuran, letak, dan juga bentuknya serta penggunaannya saat itu adalah lambang-lambang, Ibrani 9:5 menyatakan sebagai bayangan dan gambaran (atau kiasan-red) dari yang di sorga.

Jika kita membaca dengan teliti petunjuk pembangunan Kemah Suci di Keluaran 25-30, Allah sendiri memberitahukan dengan rinci detilnya, tetapi saya tidak akan sampaikan sekarang. Saat ini saya ingin kita merenungkan 2 bagian utama Kemah Suci (Ibrani 9:2-5):

a. Tempat Kudus yang didalamnya terdapat Meja Roti Sajian, Kandil emas, Mezbah Pembakaran Ukupan dari emas;

b. Tempat Maha Kudus yang didalamnya terdapat Tabut Perjanjian dan Tutup Pendamaian.

Hanya para imam dari suku Lewi yang boleh melayani di Ruang Kudus. Suatu ketika Raja Uzia berbuat ceroboh dengan membakar ukupan di Tempat Kudus, akhirnya saat itu juga hingga matinya dia terkena penyakit kusta (1 Tawarikh 28:16-19)

Tidak seperti di Tempat Kudus, di Tempat Maha Kudus hanya Imam Besar yang boleh masuk, itu pun setahun sekali, dan tidak dijamin Imam Besar bisa keluar dengan selamat, karena jika kedapatan ia melakukan pelanggaran ia bisa mati.

Oh, betapa bersyukurnya kita yang saat ini bisa menyembah TUHAN kita di Tempat Maha Kudus, kita yang sama sekali tidak layak , hanya oleh karena iman bahwa darah YESUS sudah membasuh dan menyucikan, kita dapat menyembah Tuhan YESUS bukan di Tempat Kudus, tetapi Tempat Maha Kudus, bukan setahun sekali tetapi setiap waktu.

#renungan oleh Kikis Megowanto

untuk selengkapnya go to facebook.com/gkkdjakarta or www.gkkdjakarta.com
klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i

instagram.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

#renunganharian #ayat #pasal #kitab #alkitab #gereja #verseoftheday #verse #chapter #Bible #dailydevotion #dailyinspiration #church

Kediaman TUHAN adalah tempat terindah

Kediaman TUHAN adalah tempat terindah

BACA: MAZMUR 84 : 11a

Sebab lebih baik satu hari di pelataran Mu dari pada seribu hari di tempat lain

Saat SMP bersama dengan saudara sepupu dan paman, pertama kali saya menyaksikan

Gunung Kintamani, Ulu Watu, dan Ubud di Bali, begitu melihat saya sangat terpesona.

Begitu juga reaksi saya saat pertama kali pergi dalam rangka tugas kerja saya menyempatkan

mampir menyaksikan Danau Toba di Sumut, Taman Laut Bunaken di Manado, atau saat

pagi-pagi menyusuri sungai Kahayat di Kalimantan tengah dengan perahu, atau tempat-

tempat wisata yang indah lainnya. Waktu pertama kali menginjakkan kaki dan menyaksikan

tempat-tempat tersebut rasanya seperti mimpi, karena saat-saat itu tidak pernah berpikir

untuk mengunjunginya.

Namun pengalaman-pengalaman di atas tersebut tidak bisa menandingi keindahan dan

kenyamanan suatu tempat yang sangat saya sukai, yaitu di Hadirat TUHAN. “I Just want to

be where You are” (Aku hanya mau tinggal dimana Engkau ada-Red)” cipt. Don Moen,

adalah lagu favorite saya. Lirik lagu ini mengekspresikan kerinduan yang dalam untuk selalu

berada di tempat kediaman TUHAN, karena kediaman TUHAN adalah tempat terindah yang

kita bisa nikmati dan kita bisa rasakan setiap hari.

Hal ini terus mendorong hati saya untuk lebih dalam belajar tentang tempat kediaman

TUHAN atau Kemah Suci (Tabernacle), yang akan kita renungkan pada hari-hari

selanjutnya.

‪#‎renungan‬ oleh Kikis Megowanto

untuk selengkapnya go to facebook.com/gkkdjakarta or www.gkkdjakarta.com
klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i

instagram.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬