BERHENTI SALING MENYALAHKAN

BERHENTI SALING MENYALAHKAN

BERHENTI SALING MENYALAHKAN
WAHYU 12 : 10

Wahyu_12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.
Kejadian_45:24 Kemudian ia melepas saudara-saudaranya serta berkata kepada mereka: “Janganlah berbantah-bantah di jalan.”
Iblis adalah pribadi yang suka menyalahkan manusia, suka mencari-cari kesalahan, dan suka mengingat-ingat kesalahan. Itu sebabnya Iblis disebut sebagai Pendakwa siang dan malam. Sifat ini pun ditularkan Iblis kepada manusia.
Adam dan Hawa ketika jatuh ke dalam dosa dan dimintai Allah pertanggungjawaban, mereka saling melempar kesalahan. Adam menyalahkan Hawa dan Tuhan. Hawa menyalahkan ular. Akibatnya hubungan menjadi rusak karena Adam, sebagai pria, sebagai kepala keluarga tidak bertanggung jawab.
Sebagai pengikut Kristus yang ingin hidupnya serupa dengan Kristus, kita perlu belajar rela untuk dipersalahkan meskipun kita tidak bersalah. Lihatlah selalu kepada Tuhan Yesus yang sudah disalibkan. Dia yang tidak bersalah rela dipersalahkan. Dia tidak berdosa, tapi dosa kitalah yang ditanggungnya. Jika kita mengikuti jejak-Nya ini, maka kita akan berbahagia.
Memang dipersalahkan itu menyakitkan, tapi itu juga menghidupkan jika ketika kita dipersalahkan kita mempersekutukan diri kita dengan penderitaan Kristus. Disitu juga kuasa kebangkitan Kristus akan bekerja di dalam diri kita. Dan kita akan berbahagia dan sukacita.
Jika kita berhenti saling menyalahkan, maka ketenteraman akan datang, dan kita akan bisa mulai bersama-sama membangun keluarga kita dan komunitas kita.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

TINGGALLAH DI TEPI ALIRAN AIR HIDUP

TINGGALLAH DI TEPI ALIRAN AIR HIDUP

TINGGALLAH DI TEPI ALIRAN AIR HIDUP
MAZMUR 1 : 1 – 3

Maz 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
Maz 1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Maz 1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Kekristenan kita bukanlah kekristenan yang aktif hanya di hari Minggu. Allah ingin kita menikmati keindahan kekristenan sepanjang minggu, mulai dari hari Senin sampai Minggu, setiap hari.
Daud paham betul artinya merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam, itu artinya hidup dengan Firman Tuhan setiap hari. Hasilnya adalah kehidupan kita seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang tidak akan layu daunnya, dan berbuah pada musimnya.
Kekristenan sejati adalah seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air. Pada umumnya sungai-sungai tidak akan berhenti mengalir. Di pegunungan yang masih hijau biasanya sungai mengalir sepanjang tahun tanpa kering. Di sungai seperti itulah kehidupan kekristenan kita seharusnya tinggal.
Aliran sungai air hidup yang Tuhan berikan kepada kita itu mengalirkan kasih, kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita, yang tak pernah habis-habisnya. Itu berasal dari gunung Tuhan, dari bait kediaman Allah di sorga.
Apakah saudara sudah tinggal menetap disitu?

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

LUPAKAN KEBAIKAN KITA BIARKAN TUHAN YANG MENGINGATNYA

LUPAKAN KEBAIKAN KITA BIARKAN TUHAN YANG MENGINGATNYA

LUPAKAN KEBAIKAN KITA BIARKAN TUHAN YANG MENGINGATNYA
MATIUS 6 : 3

Matius_6:3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Mengingat-ingat kebaikan kita itu menunjukkan bahwa diri kita masih suka hitung-hitungan. Orang lain bisa jengkel dengan kita apabila diri kita suka hitung-hitungan kebaikan kita kepada orang lain. Orangpun akan merasa kapok jika minta tolong kepada orang yang suka hitung-hitungan. Itu sebabnya Tuhan Yesus melarang kita mengingat-ingat kebaikan kita.
Janganlah tangan kirimu tahu apa yang diperbuat tangan kananmu. Bukankah tangan kanan punya kita dan tangan kiri punya kita juga? Bukankah tangan kiri kita pasti tahu apa yang diperbuat tangan kanan kita? Apa maksud Yesus? Maksudnya supaya tangan kiri kita lupa apa yang diperbuat tangan kanan kita, artinya KITA SEGERA MELUPAKAN KEBAIKAN YANG BARU SAJA KITA BUAT kepada orang lain.
Tuhanlah yang mengingat kebaikan kita. Tuhan tidak berhutang budi apapun kepada kita, Dia selalu mengingat semua kebaikan kita sekecil apapun dan Dia akan membalaskan semua kebaikan kita itu.
Itu sebabnya pada hari penghakiman (Matius 25) Yesus akan memisahkan manusia seperti kambing dan domba, lalu Tuhan akan berkata kepada orang-orang benar di kelompok domba, pada waktu Aku lapar kamu memberi Aku makan, pada waktu Aku telanjang kamu memberi Aku pakaian, dst. Jelas Tuhan mengingat semua kebaikan kita.
Secangkir air sejuk sajapun yang kita berikan kepada orang lemah, apalagi murid Tuhan, Tuhan akan mengingatnya dan membalasnya.
Matius_10:42 Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.”

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

SELALU BERSYUKUR, BUKAN MENGELUH

SELALU BERSYUKUR, BUKAN MENGELUH

SELALU BERSYUKUR, BUKAN MENGELUH
1 KORINTUS 10 : 10 , 1 TESALONIKA 5 : 18

1 Korintus_10:10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.
1 Tesalonika_5:18 Mengucapsyukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Orang yang suka mengeluh akan cepat capek dan lelah. Tetapi orang yang selalu bersyukur akan tetap bersemangat menghadapi hidup ini.
Bangsa Israel yang keluar dari tanah Mesir tidak sampai ke tanah Kanaan karena mereka bersungut-sungut ikut Tuhan dan mereka mati di padang gurun. Anak-anak merekalah yang akhirnya bisa masuk ke tanah Kanaan.
Itu sebabnya di dalam Perjanjian Baru ada banyak sekali nasehat para rasul supaya kita rajin-rajin bersyukur, bukan hanya saat kita sedang mendapatkan keuntungan atau berkat, tetapi justru bersyukur di saat kita mengalami kehilangan atau kerugian atau sedang gagal, disitulah ucapan syukur menjadi sangat berarti dan menguatkan kita.
Rahasia orang yang tetap kuat adalah rajin-rajin mengucap syukur.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

KASIH KARUNIA MELEPASKAN KITA DARI KUASA DOSA

KASIH KARUNIA MELEPASKAN KITA DARI KUASA DOSA

KASIH KARUNIA MELEPASKAN KITA DARI KUASA DOSA
ROMA 6 : 14

Roma_6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.
Kasih Karunia membuat dosa tidak lagi berkuasa atas kita. Ayat di atas sudah jelas. Jika dosa masih berkuasa atas kita, itu menunjukkan kalau kita belum paham apa itu Kasih Karunia. Kita menganggap Kasih Karunia hanya untuk kepentingan kita bisa masuk sorga. Betapa rendahnya nilai Kekristenan di mata orang-orang non Kristen kalau keselamatan dalam Kristen itu artinya boleh berbuat dosa sesuka hati. Yesus katakan:
Mat_5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Artinya Yesus ingin hidup kita lebih benar daripada hidup tokoh-tokoh agama apapun. Kalau hidup kita tidak benar, apakah Yesus ingin kita seperti itu? Tentu tidak! Itu sebab Kasih Karunia diberikan kepada kita supaya dosa tidak lagi berkuasa atas kita. Kasih Karunia adalah kuasa Allah yang melepaskan kita dari kuasa dosa, sehingga kita tidak perlu lagi jatuh bangun dalam dosa, tetapi hidup berkemenangan dan berkuasa.
Roma_5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

RENCANA ALLAH TIDAK AKAN GAGAL

RENCANA ALLAH TIDAK AKAN GAGAL

RENCANA ALLAH TIDAK AKAN GAGAL
AYUB 42 : 2

Ayub_42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
Saya pernah meninggalkan Tuhan dan pelayanan selama 3 tahun yang sia-sia dalam hidup saya. Saya hidup duniawi. Lalu saya pindah dari Bandung ke Jakarta, dan mulai bergabung dengan GKKD Timur 1 Jakarta. Waktu itu saya masih jatuh bangun dalam dosa. Dan saya sakit-sakitan. Pada masa itu saya juga belum menikah dan saya jemaat biasa di GKKD Timur 1. Saya menyangka bahwa saya akan memiliki masa depan yang suram. Tetapi Allah memberikan penglihatan kepada saya bahwa Dia ingin memakai hidup saya memuridkan bapak-bapak di GKKD Timur 1. Penglihatan itu jelas dan nyata. Saya menelepon isteri dari Gembala Timur 1, dan mengatakan bahwa saya ingin melayani bapak-bapak di Timur 1. Waktu itu saya belum menikah, saya tidak memegang pelayanan apapun, dan saya masih bergumul dengan dosa-dosa yang masih mengikat saya.
Tetapi saya percaya pada Allah bahwa Allah akan menolong saya. Saya percaya Dia mengasihi saya. Saya putuskan sungguh-sungguh mengikut Yesus, dan Tuhan perlahan mulai memulihkan hidup saya. Dan apa yang saya alami hari ini adalah suatu perjalanan mengikut Yesus yang luar biasa. Setiap hari Tuhan menyingkapkan hal-hal Kerajaan Allah dalam hidup saya. Dan Allah mulai menggenapi penglihatan yang saya dapatkan yaitu melayani bapak-bapak di GKKD Timur 1 dan sekarang saya memuridkan mereka. Masih ada penglihatan dan mimpi yang Allah berikan pada saya, dan saya percaya Allah sanggup menggenapinya dalam hidup saya asalkan saya bertekun, percaya dan setia.
Allah menyatakan rencana kehendak-Nya melalui FirmanNya itu sudah jelas. Tetapi bagi orang-orang yang mencintai Firman-Nya Dia juga menuntun kita melalui penglihatan. Dan apa yang Dia rencanakan bagi hidup kita tidak akan pernah gagal, asalkan kita mau percaya.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

ALLAH MENCARI PEMENANG-PEMENANG

ALLAH MENCARI PEMENANG-PEMENANG

ALLAH MENCARI PEMENANG-PEMENANG
WAHYU 17 : 14b , 21 : 7

Wahyu_17:14b Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.”
Wahyu_21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
Para pemenang adalah mereka yang sudah mengalahkan sesuatu atau yang sudah berhasil mencapai garis finish atau tahapan lomba.
Persoalan manusia sejak semula mulai dari taman Eden adalah persoalan dosa. Dosa ini yang menyebabkan semua orang di dunia ini masuk dalam perbudakan sehingga hidupnya tidak mengalami sukacita dan damai sejahtera. Setan, atau Iblis, musuh Allah, senang jika manusia itu terus berada dalam perbudakannya. Tetapi Allah mencari orang-orang yang sungguh-sungguh percaya pada-Nya, yang percaya bahwa Allah sanggup mengubahkan hidup mereka jadi pemenang dalam pertempuran ini.
Akhir dari dunia ini akan ditandai dengan munculnya para pemenang itu, yaitu mereka yang seumur hidupnya terus menguduskan hidupnya bagi Allah dan menghancurkan Iblis. Mereka adalah orang-orang yang gigih dalam iman-Nya pada Allah, yang percaya akan kasih Allah di dalam Putra-Nya Yesus Kristus. Mereka bukan orang yang suka mengeluh, tetapi yang selalu siap menghadapi pencobaan dan kesesakan dalam hidup mereka. Mereka adalah orang-orang yang memberi dirinya bagi Allah untuk siap dipakai-Nya melaksanakan kehendak-Nya di dunia ini.
Orang yang kalah adalah orang yang dikalahkan. Dikalahkan apa? Dikalahkan dosa. Orang yang menang adalah orang yang sudah mengalahkan sesuatu. Sesuatu apa? Dosa yang dulu pernah menindasnya, keinginan dagingnya dan sifat yang suka mementingkan diri sendiri.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

AKSELERASI PENUHI PANGGILAN TUHAN

AKSELERASI PENUHI PANGGILAN TUHAN

AKSELERASI PENUHI PANGGILAN TUHAN
Pnt. Ir. KRISTYADI WINARTO

Apa rencana Tuhan bagi saya? Itu adalah pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak orang. Pertanyaan ini memang penting karena Tuhan ciptakan kita untuk melakukan pekerjaan baik yang telah Tuhan siapkan sebelumnya, dan Tuhan mau kita hidup di dalamnya (Efesus 2:10). Bagaimana Tuhan menyatakan rencana-Nya? Mari kita lihat firman Tuhan dalam Keluaran 3:9-10 :
9 Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka 10 Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir.
Kata “sekarang” pada ayat di atas berbicara tentang waktunya Tuhan bertindak menjawab seruan orang Israel dengan mengutus Musa untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir. Bagi kita, ayat ini meneguhkan kita bahwa di tahun akselerasi ini kita juga percaya bahwa ”sekarang” inilah waktunya Tuhan sedang melakukan akselerasi dalam berbagai kehidupan umat-Nya, menjawab seruan umat-Nya, mengangkat naik umat-Nya dan mengutus umat-Nya untuk melakukan pekerjaan yang unlimited yang telah Tuhan tetapkan.
Kondisi Musa ketika Tuhan panggil untuk melayani adalah seorang yang sederhana dengan pekerjaan sebagai penggembala domba, usianya telah 80 tahun dan hidup sebagai pelarian di tanah Midian. Selain itu Musa berusaha menolak panggilan Tuhan dengan berbagai alasan: Siapakah aku ini?, Aku ini tidak pandai bicara, dan utuslah siapa saja yang patut Kau utus. Musa berusaha menolak panggilan Tuhan karena dia melihat kepada kondisi dan kekurangan dirinya, dan tidak memandang kepada Allah yang unlimited yang berbicara kepadanya dan yang berkuasa menolongnya. Namun walaupun kondisi dan respon Musa seperti itu, Tuhan tetap mengutus Musa dan Tuhan terus berusaha meyakinkan Musa untuk menerima panggilan-Nya untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir. Jadi kita dipanggil bukan karena kemampuan atau perbuatan kita, melainkan karena maksud dan kasih karunia-Nya (2 Timotius 1:9). Oleh karena itu apapun kondisi, kemampuan dan kelemahan kita, Tuhan mengetahuinya (Keluaran 4:11). Namun apapun kondisi kita, itu bukan menjadi halangan bagi Tuhan untuk tetap memakai kita melakukan perkara yang luar biasa bersama dengan Dia, karena Tuhan juga berjanji akan menyertai dan mengajari kita untuk melakukan dan menggenapi panggilan-Nya (Keluaran 4:12).
Saudara yang terkasih, kita diciptakan oleh Tuhan secara dahsyat dan ajaib (Mazmur 139:14). Oleh karena itu kita percaya bahwa Tuhan telah siapkan pekerjaan yang dahsyat dan ajaib untuk kita kerjakan bersama dengan Dia. Tuhan akan bawa kita semakin naik, baik di pelayanan, di pekerjaan, di sekolah, di keluarga maupun dimana Tuhan akan bawa dan tempatkan kita. Oleh karena itu jika di dalam pelayanan Saudara dipercayakan untuk melayani Tuhan, misalnya sebagai pemimpin KT, usher, WL, singer, helps dan pelayanan lainnya bahkan misi sampai ke bangsa-bangsa, ataupun jika di dalam pekerjaanmu oleh anugerah Tuhan Saudara dipercaya untuk memegang suatu jabatan atau mendapatkan tugas/ target yang berat diatas kemampuanmu, saudaraku jangan takut atau menolak panggilan Tuhan. Mari kita terima dengan iman dan kita pandang kepada Allah kita yang unlimited yang akan menyertai dan memampukan kita untuk menyelesaikan panggilan yang Tuhan percayakan kepada kita, seperti Nabi Yesaya dia menjawab panggilan Tuhan dengan mengatakan “Ini aku, utuslah aku” (Yesaya 6:8).
Selamat mengalami akselerasi dan penuhi panggilan Tuhan… Amin

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

DOA YANG MENDATANGKAN ACCELERATION

DOA YANG MENDATANGKAN ACCELERATION

DOA YANG MENDATANGKAN ACCELERATION
READ: KISAH 12 : 1 – 19

Yakobus 5:17–18 “Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.”
Raja Herodes sangat dikenal sebagai raja yang lalim. Dengan kekuasaan yang dimilikinya ia bertindak semena-mena terhadap rakyatnya, bahkan melakukan penganiayaan dan pembunuhan secara kejam terhadap orang-orang percaya. Tercatatlah demikian “ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.” (ayat 2). Petrus pun tidak luput dari penahanan dan dipenjarakan. Sudah bisa dipastikan nasibnya juga tidak akan jauh berbeda dari Yakobus. Saat berada di penjara, Petrus “… di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit.” (ayat 4a) Habislah sudah harapan Petrus untuk melihat ‘dunia luar’ sebab ia dijaga ketat oleh prajurit-prajurit Herodes, lagi pula kaki tangannya dibelenggu dengan rantai yang sangat kuat. Petrus tahu bahwa hidupnya tidak akan lama lagi. Ia hanya bisa berserah sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Dalam kondisi letih dan tak berdaya, Petrus tertidur pulas di antara para prajurit yang menjaganya. Tapi “Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.” (ayat 7). Dengan caraNya yang ajaib Tuhan sanggup melepaskan Petrus dari penjara. “Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka (Petrus dan malaikat). Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.” (ayat 10b).
Bagaimana Petrus dapat terlepas dari penjara? Oleh karena kekuatan doa! “Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.” (ayat 5b). Bukan sembarang doa, tetapi doa yang dilakukan dengan tekun. Karena doa yang tekun itu tergeraklah sorga dan kuasa Tuhan bekerja sehingga Ia menurunkan malaikatNya untuk melepaskan semua rantai yang membelenggu Petrus, hingga ia luput dari kematian. Apabila kita sedang terbelenggu oleh permasalahan hidup yang ada dan sepertinya kita sudah tidak punya harapan lagi, semua pintu serasa sudah tertutup. Jangan menyerah dan putus asa, datanglah kepada Tuhan dan berseru-serulah kepadaNya dengan sungguh, maka pintu-pintu akan terbuka dan semua belenggu akan terlepas!! Halleluya.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬

KEINTIMAN AWAL PERUBAHAN RADIKAL

KEINTIMAN AWAL PERUBAHAN RADIKAL

KEINTIMAN AWAL PERUBAHAN RADIKAL
READ: ROMA 8

Yohanes 15:7–8 “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
Memilih hidup untuk mengikuti roh kita dan bukannya daging kita adalah sebuah pilihan kehidupan yang alkitabiah dan benar. Karena roh kita akan membawa kita masuk lebih dalam dan lebih jauh dalam mengerti dan menyelami hati dan rencana Tuhan. Daging kita memiliki keterbatasan dan penolakan akan hal-hal yang ilahi, karena daging kita sudah tercemar oleh dosa. Tetapi roh kita sangat peka terhadap hal–hal yang ilahi, sangat memahami maksud dan rencana Allah bagi kita. Roh kita mampu mengerti, berbicara dan mendengar suara Allah. Tetapi daging kita menolak hal- hal yang demikian, alhasil jika mengikuti daging kita maka kita akan membatasi dan bahkan menolak untuk masuk lebih dalam dari prosesnya Allah yang ada didalam rencanaNya. Tetapi kalau kita mengikuti roh kita, maka kita akan menikmati perjalanan yang dalam akan Allah dan rencanaNya bagi kita.
Keberhasilan setan yang terbesar adalah membuat kita tidak mencapai garis akhir, membuat kita hidup menurut daging dan bukan roh. Iblis sangat tidak suka bila kita berhasil mencapai garis akhir. Oleh karena itu hari ini mari kita arahkan mata kita ke depan dan katakan kepada Tuhan “untuk kita hidup dalam roh dan siap menerima serta berjalan dalam kehendakNya”. Setiap hari harus ada yang baru yang kita dapatkan tentang pengenalan akan Allah. Jangan hanya kita mencari kebangunan rohani, tetapi carilah pencipta kebangunan rohani itu sendiri. Jangan mudah mengatakan “aku sudah melakukan semuanya Tuhan, sudah cukup”. Tetapi sekarang waktunya kita memikirkan diri kita sendiri dan masa depan kita untuk seturut dengan rencana Allah.
Saudaraku, jangan mau berlari menjauh dari Tuhan dengan cara hidup di dalam daging, tetapi masuklah lebih dalam dan mendekat kepadaNya dengan cara hidup oleh roh. Tuhan sangat suka berurusan atas masa depanmu dan hal–hal yang ilahi yang hanya bisa dimengerti oleh rohmu, bukan dagingmu. Alami kuasa Allah setiap hari yang selalu mengubahkan dan memperbaharui hati dan pikiranmu. Amin.

klik SHARE atau BAGIKAN bila renungan ini memberkati saudara/i.

instagram.com/gkkdjakarta
facebook.com/gkkdjakarta
bit.ly/youtubegkkd
gkkdjakarta.com

‪#‎renunganharian‬ ‪#‎ayat‬ ‪#‎pasal‬ ‪#‎kitab‬ ‪#‎alkitab‬ ‪#‎gereja‬ ‪#‎verseoftheday‬ ‪#‎verse‬ ‪#‎chapter‬ ‪#‎Bible‬ ‪#‎dailydevotion‬ ‪#‎dailyinspiration‬ ‪#‎church‬